DPRD Medan Minta PUD Pembangunan Optimalisasi Medan Zoo Hingga Kolam Renang Deli

topmetro.news, Medan – Anggota Komisi III DPRD Medan Drs Godfried Effendy Lubis mengingatkan jajaran Direksi Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pembangunan Kota Medan untuk segera melakukan langkah konkret dalam menyelamatkan perusahaan yang saat ini dinilai dalam kondisi kritis.

Ia menegaskan, direksi yang baru dilantik harus mampu menghadirkan inovasi dan terobosan bisnis agar PUD Pembangunan kembali produktif serta memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan.

“Kita prihatin dengan kondisi perusahaan yang nyaris kolaps, sehingga untuk membayar gaji karyawan saja masih kesulitan,” ujar Godfried kepada wartawan, Senin (11/5/2026).

Menurut politisi PSI tersebut, masa depan perusahaan kini berada di tangan Direktur Utama PUD Pembangunan, Karya Septianus Bate’e SSTP MAP. Ia menilai periode saat ini bisa menjadi momentum terakhir untuk melakukan pembenahan, mengingat beberapa tahun terakhir perusahaan terus mengalami kerugian.

Godfried menekankan perlunya langkah strategis untuk mengoptimalkan unit-unit usaha yang dikelola PUD Pembangunan, seperti Kebun Binatang Medan (Medan Zoo). Ia menyarankan agar pengelolaan Medan Zoo dapat melibatkan pihak ketiga melalui skema kerja sama atau sistem bagi hasil.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi Kolam Renang Deli dan Gelanggang Remaja di Jalan Sutomo Ujung yang dinilainya memprihatinkan. Padahal, kedua aset tersebut memiliki lokasi strategis dan berpotensi menghasilkan keuntungan apabila dikelola secara profesional.

“Kolam Renang Deli harus segera direhab dan diperbaiki. Kalau Pemko Medan tidak mampu, silakan bekerja sama dengan pihak ketiga atau melalui CSR. Jangan sampai Gelanggang Remaja hanya menjadi tempat penyimpanan barang rongsokan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Godfried juga mendorong agar PUD Pembangunan mengembangkan unit usaha baru, termasuk pembentukan badan usaha atau PT yang dapat menangani proyek-proyek infrastruktur maupun konstruksi.

“Direksi harus inovatif sepanjang tidak melanggar aturan. Kalau tidak, perusahaan ini akan terus tertinggal,” pungkasnya.

reporter | Thamrin Samosir

Related posts

Leave a Comment